Buscar

jangan karena uang anda akan cinta,tapi karena anda cinta akan menjadi uang

cerpen ke 4 "DUNIA QU BUKAN DUNIA"


CERPEN ke 4
“DUNIA QU BUKAN DUNIA”
Cerita  ini terinspirasi dari kisah seorang penderita “THALASSEMIA MAYOR”

Sayup-sayup terdengar ada suara yang  memanggil qu…
“Bidadari cantik,,,,,,bidadari qu….
Laki-laki berbaju putih wajahnya yang bersih dan tampan,,seolah-olah semakin mendekati qu…
Dia mencoba menarik tangan qu…”ikut aqu bidadari qu tempat terindah kita disana..”
Ketika aqu mulai terbuai dari ajakan nya…suara lirih dan tangis itu membangunkan dari tidur lelap qu...
kenapa nenek dan kakak juga ikut menangis..??tak lama kemudian bunda  datang dan memeluk qu dengan erat,,”sudah bangun nak..??apakah kamu terlalu capek hingga tertidur lama selama 3 hari”
inilah kisah qu,,nama qu Zelda,umur qu 21 tahun,mungkin disini tempat terakhir qu Tertidur,kamar 2005 rumah sakit sari asih.dengan mata sayu  aqu mulai mencari orang berjaz putih, aqu sebut dia dokter drakula,tak lama kemudian dokter drakula datang lalu membisikan dg suara yang kecil di telinga kanan qu,pasien drakula qu apakah mimpi kamu itu sangat indah sehingga kamu tidak mau terbangun  ..??dengan mata berkaca-kaca
aqu semakin bingung mereka bilang tertidur 3 hari,,padahal malam tadi saya sudah mempersiapkan untuk acara seminar dg dokter drakula,,hubungan qu dengan dokter drakula sangat erat sekali,bisa di bilang sahabat tapi umurnya beda jauh sekali dengan qu,,tapi dia segalanya bagi hidup qu..dokter drakula ini mempunyai nama yang indah sekali “Zahra”
sejak umur 15 tahun aqu sangat dekat sekali,seperti asisten pribadinya saja.mungkin dokter drakula tau keadaan psikologis dan social qu,tidak ada yang mau bersahabat kecuali dokter drakula & bunda,,dulu ada satu lagi “ayah”tapi Allah sudah menempatkan dia di tempat terindah.lalu bagaimana dengan nenek dan kakak qu..ternyata sikap mereka sama saja dengan orang lain yang melihat qu hanya dari sisi kekurangan..
kata orang karena orang tua qu lah aku bisa seperti ini,hidup dengan segala kekurangan.sejak di kandungan aqu sudah di vonis “THALASEMIA MAYOR”Kelainan sel darah merah yang di turunkan oleh orang tua qu,masing-masing mereka mempunyai “PEMBAWA SIFAT THALASSEMIA”nenek adalah orang pertama yang menginginkan aqu di keluarkan dari rahim bunda sejak aqu masih berumur 4 bulan di kandungan,,janin berumur 4 bulan yang tidak berdaya.
“winda,kamu tidak usah memikirkan bayi di kandungan kamu itu,bayi mu itu tidak sempurna,cacat,jika kamu masih mempertahankan janin mu itu,lalu apa kata orang..hanya bisa mempermalukan derajat keluarga kita saja”ujar nenek dg nada sinis nya
Bunda dengan perasaan bimbang..”bayi ini adalah amanah bang rizal bu,dulu sebelum dia meninggal,dia berpesan agar aku bisa menyelamatkan bayi ini walau keadaan apapun”
Nenek masih bersi kuat “lagi-lagi kamu masih menuruti kata suami mu,suami mu itu sudah tiada,,kenapa kamu tidak menuruti saya sebagai ibu mu,,dulu saya tidak menginginkan mu menikah dengan rizal,tapi kamu melawan,dan sekarang bayi mu itu hanya membuat qu malu untuk kedua kalinya,,”
Tapi bunda masih ingin mempertahankan aqu di rahimnya sampai aqu terlahir dan menghirup udara di dunia.menginjak umur qu 14 tahun,bunda berjuang mencarikan ku sekolah yang bisa menerima keadaan fisik qu ini,,kulit hitam,perut buncit karena pembesaran hati dan limpa.awalnya bunda meminta qu untuk satu sekolah dengan kakak qu,,tapi saya tau pasti kakak akan malu jika saya berada satu sekolah dengan nya,,kakak qu mempuyai fisik yang sempurna,cantik,pintar dan primadona sekolah dia juga tidak punya “pembawa sifat thalassemia”sangat berutunng sekali nasib dia..tapi sikap dia sama saja dengan nenek qu..hingga saya anggap rumah qu setengah istana qu,,hanya ada satu malaikat saja di rumah dia adalah bunda qu,,dan aqu memilih sekolah yang jauh dari tempat kakak.
 Ketika aqu sudah merasakan sakit,aqu ingin sekali menyalahkan bunda qu dan membenarkan keinginan nenek,,hidup qu selalu berurusan dengan darah,,darah lagi..setiap bulan jarum suntik besar selalu menggigit qu,untuk melakukan transfuse darah,belum lagi ketika diberikan transfuse darah secara terus menerus zat besi ini akan tertimbun di dalam organ-organ tubuh qu menyebabkan terjadinya gangguan fungsi pada organ tubuh qu,,perut qu membesar seperti busung lapar saja,kata dokter untuk mencegah penimbunan zat besi aqu harus di berikan obat kelasi besi melalui injeksi/suntikan selama 8-12 jam perhari dalam seumur hidup.aktifitas qu tidak seperti orang lain..aqu tidur di temani jarum suntik di tangan qu,jika bergerak sedikit jarum itu akan melukai tangan qu,tidak seperti orang-orang disana tidur dengan nyenyak tanpa ada beban.jika aku telat sedikit,organ-organ di tubuh qu sekan marah besar hingga meluapkan rasa sakit sekali di sekujur tubuh qu..
“Bunda,,,engkau sebagai malaikat tapi ternyata menyiksa qu”pikiran qu ketika sakit qu mulai kambuh
hidup qu tidak pernah mandiri karena masih mengharapkan bantuan orang lain untuk mendonorkan darahnya,jika di dunia ini tidak ada orang satu pun yang mau mendonorkan darah,mungkin aqu seperti drakula yang menggigit orang ketika aku merasa lemas dan tak berdaya agar tubuh qu menjadi kuat kembali,,hah,,drakula hanya legenda saja tapi dalam kehidupan nyata mungkin itu adalah aqu “thalassemia mayor”
Di umur qu 15 tahun aqu bertemu dengan dokter cantik dan baik hati seperti malaikat,,teryata dia mempunyai misi gerakan memutus mata rantai penurunan penyakit thalassemia.aqu bertemu di rumah sakit ketika aku melakukan proses tranfusi darah.
“Cantik sekali..”sambil memegang muka ku yang hitam dan tak berbentuk ini..
Melamun sejenak dan membayangkan andai aqu cantik,baik,dan bisa menjadi dokter seperti dia,,lamunan ini buyar ketika satu pasien thalassemia datang dengan kereta tidurnya di temani 2 suster dengan langkah terburu-buru.
“dokter Zahra,pasien no 3 penderita thalassemia sudah kritis,tolong tangani dok..’ujar suster
Dokter Zahra bergegas pergi ke lokasi,dan meninggalkan qu sendiri dengan sekantung darah dan jarum suntik.tak lama kemudian datang pasien thalasemia dengan di antar seorang bapak tua.pasien thalassemia laki-laki dengan warna tubuh hitam dan sama sepertinya dengan qu,,sama-sama rusak dan tidak terbentuk.
“sudah lama..”laki-laki ini menyapa qu sambil suster menancapkan jarum suntik di tangannya
Baru kali ini ada laki-laki yang menyapa qu..”ia begitulah”dengan nada  halus
Sepertinya laki-laki ini dari tadi melihat qu saja,,apa jangan-jangan..ah tidak mungkin,,
 darah di kantung sudah habis,siap-siap untuk pulang
Dengan muka sayu dan berkaca-kaca dokter Zahra datang,,dan menatap qu,seakan dia telah di tinggal pergi oleh saudaranya.dokter Zahra mengajak ku duduk di ruangannya.
“Zel,1 pasien qu hari ini telah tiada,ini membuat qu sangat merasa kehilangan,dan yang membuat saya merasa sedih  lagi,hari ini bertambah satu pasien penderita THALASSEMIA ”sambil menangis dokter itu bercerita
Mungkin yang di maksud dokter Zahra ini adalah laki-laki yang melirik qu tadi..lalu dokter memeluk qu dengan erat seakan dia tidak mau kehilangan aqu,,dokter lalu bercerita sebenarnya tentang diri qu,”pasien yang tadi meninggal berumur 21 tahun,,umur maksimal untuk penderita thalassemia adalah 21 “ujar dokter.
Disitu aku merasa lemah dan tak berdaya,tapi ku ingin terlihat kuat di mata dokter zahra
“dokter aqu sekarang umur 15 tahun,lalu berapa umur lagi yah sisa qu hidup untuk mencapai 21 tapi itu maksimal,hmm,paling 20,,iya kan dokter…”menahan tangis di hadapan dokter
Muka dokter Zahra yang putih seakan berubah menjadi merah dan air matanya yang tidak pernah berhenti.
‘6 TAHUN zeel untuk 21 “sambil memeluk ku lagi dg erat
6 tahun sangat dekat sekali untuk ku lari dari dunia ini,tekad qu ingin membantu dokter zahra untuk ikut aktivitas nya memutus mata rantai penurunan penyakit THALASSEMIA.dokter selalu meminta qu kemana pun aktivitas di luar aqu ikuti,,sekarang hari-hari qu bersama dengan dokter Zahra.mengisi acara seminar di setiap sekolah,universitas besar di Indonesia..
 saya masuk dalam panitia cegah THALASSEMIA,aku ingin tidak ada lagi korban anak seperti qu ini yang mempunyai psikologis dan social rendah,mungkin Cuma aqu disini yang lagi mujur,aqu sekarang di kenal oleh banyak orang,karena dokter Zahra selalu membawa qu ke acara seminar,aqu sekarang sudah pintar berbicara di depan orang-orang,bercerita dengan kehidupan nyata qu,agar mereka tahu dan tidak mau mempunyai anak seperti saya”penderita THALASSEMIA MAYOR”
Ketika aku mengisi di salah satu universitas kesahatan di bandung,aqu merasa tersentuh sekali dengan peserta  yang ada di ruangan waktu itu,tidak ada satu pun dari mereka yang tidak mengeluarkan air matanya,mereka semua menangis ketika aqu mulai menceritakan kehidupan sehari-hari qu,,yang jauh berbeda dg mereka,,,dosen hingga dokter juga  menangis..tapi aqu tidak mau menangis di waktu itu,aku harus tegar…..lalu dokter memotong cerita qu yg waktu itu aqu masih Asyik bercerita.
“Para audiens yang baik hati,perlu kalian ketahui ketika pasien-pasien  THALASSEMIa berkumpul di satu tempat mereka sambil menunggu antrian untuk mengambil darah,apa yang mereka harapkan disitu…
Pasien qu selalu berkata”bulan depan kita masih berkumpul gk yA.???”Ayoo siapa ya, bulan depan yang sudah di panggil duluan oleh Allah”…dokter bERcerita sambil memegang erat tangan qu..
Iya memang seperti itu teman-teman qu,,sekarang aqu selalu berkumpul dengan teman-teman thalassemia,aku merasa punya banyak teman,tapi aku gk mau menambah teman lagi,,teman thalassemia maksudnya..dokter dan aqu membuat satu perkumpulan untuk anak-anak thalssemia,mereka di beri kasih sayang yang cukup..agar mereka tidak sia-sia hidup di dunia,,aku disitu seperti di tuakan,,umur qu sudah menginjak 21 tahun,,dengan akhir maksimal umur qu,,aqu merasa bahagia dengan kerja keras qu bersama dokter menjadi panitia kerja cegah THALASSEMIA.
Ketika aku sedang melamun sendiri,tiba2 laki-laki hitam itu yang kemarin ketemu di tempat transfuse darah mendekati qu,dan mengajak aqu bercerita.
‘bagaimana kabar mu..??”laki2 itu menyapa
‘Aqu baik’sambil menatap ke depan..
Awalnya aqu berfikir seperti ini zeel ujar laki-laki hitam ini..
‘Karena CINTA mereka,di dunia kita tidak merasa indah,tidur nyenyak,makan enak,bermain,belajar..
Karena CINTA kita menderita,dan mereka hanya menyesali..
Karena CINTA yang katanya akan berbuah manis,,tp ternyata pahit..
Tapi ternyata aqu sadar karena cinta aqu melihat mu dengan indah,aqu lebih berjuang lagi untuk hidup yang awalnya aku pernah mencoba untuk membunuh qu sendiri,malas berurusan dengn jarum suntik dan darah,aku biarkan tubuh qu lemas dan menahan sakit..
Awal pertama aqu melihat mu,,ada kekutan yang mendorong qu untuk berjuang melawan takdir hidup qu..
Aku mencintaimu,Zelda…”
Ternyata yang aku pikiran itu benar,laki-laki ini benar2 mencintai qu..
Jika kita menikah nanti,,lalu apa yah jadinya,,jika kita sama2  thalassemia mayor menikah”sambil tertawa qu menghiburnya..
“ALIEN …”Jawab laki-laki itu sambil tertawa..
Laki-laki itu bernama ALIF..sangat baik sekali dan bagi ku dia ganteng jika dilihat dari spesies thalassemia.sebelum pulang alif memberi ku satu surat gambar bunga mawar.
Alif termasuk pasien thalassemia yang hidup dengan ekonomi kurang.2 hari kemudian alif sudah di bawa dengan kereta dorong rumah sakit,,,keadaannya kritis,dia hanya hidup dengan kakeknya,,orang tua nya telah membuang nya setelah dia di vonis thalassemia,kasian sekali,orang tua yang membuat alif tidak sempurna di tambah mereka tidak memberikan kasih sayang yang sempurna.masih umur 20 tahun alif sudah berada di kereta dorong,kata dokter Zahra,kakek alif sudah habis-habisan membiayai berobat alif,semua perabot rumah habis di jual,,,untuk 8 juta perbulan adalah biaya untuk kehidupan thalassemia..biaya yang besar bagi kakek alif,maka nya alif sekrang sudah berada di kereta dorong,karena 2 bulan dia tidak melakukan transfuse darah.
Alif sudah tiada,ternyata alif dulu yang sudah di panggil,aqu kira karena umur qu sudah 21 aqu duluan,yah alif hidup sudah merasakan hidup indah duluan di alam sana.
Aku lupa kalo kemarin alif menitipkan qu surat gambar bunga mawar,,aku bergegas mencari surat itu,,langsung aqu baca..
To  ; wanita idaman qu “Zelda”
CINTA kita di dunia, akan menjadikan halal menjadi haram..
CINTA yang kita tuai di dunia, akan menghasilkan buah yang lebih pahit dari hidup kita..
Kita tidak di anugerah kan untuk memiliki CINTA di dunia,,Tapi di alam akhirat CINTA akan bersemi selamanya..
Bidadari catik,,aqu tunggu kau di keabadian…

Tak terasa mata qu sudah menyemburkan air mata.aqu semakin lelah dan ingin segera menjemputnya karena hidup qu juga mungkin tinggal menghitung hari saja,,,,badan qu sudah mulai tidak berdaya,,,tulang qu sudah mulai keropos,,penuaan dini sudah ada di tubuh qu,itu tandanya aqu sudah mulai akan di panggil oleh yang menciptaan qu…
Handphone qu berbunyi,,,,ternyata dari dokter Zahra..
‘pasien drakula,besok sudah siap ikut dengan saya untuk acara seminar dengan 1000 peserta..??dokter qu bertanya dengan nada senang sekali..
“iya dokter,aqu siap besok ikut menemani dokter drakula..”sambil menyuntikan obat di tangan kiri qu dengan menahan sakit.
“pasien drakula,siapkan mental yang kuat,okey,,jangan tidur terlalu malam,,besok saya jemput ke rumah..
Aku tertidur dengan suntikan yang masih di tangan qu..
suara lirih dan tangis itu membangunkan aqu dari tidur lelap qu...
kenapa nenek dan kakak juga ikut menangis..??tak lama kemudian bunda  datang dan memeluk qu dengan erat,,”sudah bangun nak..??apakah kamu terlalu capek hingga tertidur lama selama 3 hari”,mungkin disini tempat terakhir qu Tertidur,kamar 2005 rumah sakit sari asih.dengan mata sayu  qu mulai mencari orang berjaz putih dokter drakula,tak lama kemudian dokter drakula datang lalu membisikan dg suara yang kecil di telinga kanan qu,pasien drakula qu apakah mimpi kamu itu sangat indah sehingga kamu tidak mau terbangun  ..??dengan mata berkaca-kaca
aqu semakin bingung mereka bilang tertidur 3 hari,,padahal malam tadi saya sudah mempersiapkan untuk acara seminar dg dokter drakula.
Ternyata aku sudah berada di kereta dorong,,,ini bertanda beberapa hari saja qu bisa di dunia,lalu kenapa nenek dan kakak qu ikut menangis,,??
Ternyata nenek,kakak membaca diary qu yang qu tulis ketika aku merasa sakit..
“untuk nenek : aqu sepakat dengan nenek,kenapa aqu harus di lahirkan jika aku tidak pernah merasa hidup indah,tanpa darah,jarum suntik,,,nenek memang ibu dari bunda qu yang hebat,walaupun nenek tidak pernah memeluk ku,tapi aku sadar mungkin nenek sangat jijik sekali jika harus memeluk ku dengan tubuh yag kerdil ini,hitam,perut buncit dan kurus,,muka qu tidak jauh bedanya dari nenek,,keriput,,tapi nenek lebih cantik,putih..
Selama aqu hidup di dunia,aku ingin merasakan pelukan nenek,,sekali saja,,apakah itu mungkin…??
Kakak…hmm,,aqu iri sekali dengan nasib kakak qu di dunia,cantik dan primadona di sekolah,aqu ingin sekali di kenalakan dengan teman kakak yang banyak itu tapi saya juga sadar ka pasti malu punya adek separti saya,, sekarang kakak sudah mendapat laki-laki idamannya..laki-laki ganteng dan sempurna..kakak sudah merasa kebahagiaan sempurna sekali di dunia,kakak sudah menemukan CINTA di dunia nya,dan pasti diakhirat juga dia dapatkan,,tidak seperti aqu,di dunia aku diharamkan punya CINTA,tapi diakhirat nanti ternyata ada laki-laki yang sudah menunggu ku,,mungkin laki-laki itu sama sempurna nya dengan calon kakak sekarang…ka’…aku ingin sekali saja ka memanggil qu dengan sebutan ‘ADEK” untuk yang terakhir kalinya..
Untuk bunda,,aqu tidak menyalahkan mu untuk aku mengenal dunia,memang dunia itu indah tapi bukan buat aqu, bunda,,maaf jika kadang-kadang aqu menyalahkan mu,,tapi bunda sudah memberikan kasih sayang sempurna untuk hidup qu di dunia…love u bunda,,,berikan kecupan terakir untuk qu..
Dari : Zelda si drakula

Mata qu sudah mulai sayup…tubuh qu sudah mulai lemah,,,jaz putih itu membisikan qu “terimakasih zelda,kamu wanita tegar yang pernah saya jumpai,,jemput pangeran mu disana,,kehidupan indah mu bukan di dunia sayang..
Lalu sayup-sayup ada yang memanggil qu adek Zelda,ka sayang sama kamu,,,
Tubuh qu di peluk dengan hangat yang tak pernah aqu dapat kan dari nenek qu,,,
Lalu kecupan terakhir bunda……love u nak,,,,

Pesan terakhir qu untuk orang-orang di dunia,,,putuskan rantai THALASSEMIA di mulai dari awal yaitu “CINTA”…
Pembawa sifat tidak akan bersatu dengan pembawa sifat ‘THALASSEMIA”………….

0 komentar:

Post a Comment